Page 11 - Modul Cerdas Apps
P. 11
3.1 Fase Pra-Alfabetik (Pre-Alphabetic Phase)
Fase Pra-Alfabetik (Pre-Alphabetic Phase) merupakan fase
dimana siswa belum memahami hubungan antara huruf dan
bunyi (fonem). siswa mengenali kata atau objek hanya
berdasarkan isyarat visual atau konteks tertentu, seperti logo,
warna, atau bentuk yang familiar. Misalnya, anak mengenali kata
“Indomart” bukan karena bisa membaca huruf-hurufnya, tetapi
karena bentuk dan warna logo yang dikenalnya. siswa sering
menghafal kata tanpa memahami struktur hurufnya.
Gambar 2 Ciri-ciri Fase Pra-Alfabetik:
a. Siswa belum mampu mengenali
huruf secara konsisten.
b. Siswa cenderung mengandalkan
bentuk visual atau konteks untuk
menebak kata.
Sumber: Ilustrasi gambar DALL·E
c. Siswa tidak memahami konsep
huruf mewakili bunyi.
3.2 Fase Alfabetik Parsial (Partial Alphabetic Phase)
Fase alfabetik parsial yakni fase dimana siswa
mulai memahami bahwa huruf-huruf mewakili Gambar 3
bunyi dalam kata. Namun, pemahaman ini masih
terbatas dan belum konsisten. Siswa bisa
mengenali beberapa huruf (biasanya huruf awal
atau akhir), tetapi belum mampu
menggabungkan seluruh bunyi dalam kata. Sumber: Ilustrasi gambar DALL·E

